link href='/favicon.ico' rel='icon' type='image/x-icon'/> Cara Mengatasi Air Liur Berlebihan Pada Saat Hamil | sehat

Cara Mengatasi Air Liur Berlebihan Pada Saat Hamil

cara mengatasi air liur hiperbola pada ketika hamil Cara Mengatasi Air Liur Berlebihan Pada Saat Hamil
Pada ketika hamil, seorang Ibu hamil biasanya mengeluarkan air liur terus menerus. Sungguh tak nyaman, ya bu. Namun, jangan khawatir. Nanti juga akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Selain itu juga terdapat cara mengatasi air liur hiperbola pada ketika hamil.

Ya, di trimester awal kehamilan ini, sanggup terjadi produksi air liur lebih banyak dari biasanya. Air liur hiperbola biasanya dialami pada trimester pertama kehamilan atau sanggup juga ketika memasuki trimester kedua. Setiap orang dewasa, normalnya memproduksi air liur sebanyak setengah hingga satu liter dalam sehari. Cukup banyak memang, tetapi kita tidak akan mencicipi produksi yang sebanyak itu, alasannya yaitu akan eksklusif tertelan.

Nah, ketika hamil, pada sebagian perempuan, produksi air liur ini sanggup melebihi dari jumlah normal. Istilanya ptyalism atau slalorrhea. Wajar, kok, meski hingga sekarang para jago gres sebatas menduga-duga penyebabnya.

Pertama, diduga perubahan komposisi hormon akhir kehamilanlah penyebabnya. Meningkatnya hormon progesteron dan estrogen dalam badan menstimulasi kelenjar yang memproduksi air liur sehingga mengakibatkan air liur hiperbola pada ibu hamil.

Kedua, akhir datangnya rasa mual dan ingin muntah di pagi hari (morning sickness). Ketika muncul rasa mual dan muntah, badan akan merespon dengan mengeluarkan air liur berlebih, sehingga Ibu jadi lebih sering meludah. Inilah yang menjadi penyebab air liur keluar berlebihan.

Ketiga, rasa tidak nyaman atau sakit yang hiperbola pada ulu hati yang dikenal merupakan tanda-tanda heartburn, juga sanggup menjadi pelopor air liur banyak ketika hamil. Akibat adanya rasa sakit di ulu hati, mendorong cairan pada lambung yang bersifat asam menjadi naik. Sensor asam pada lambung ini sanggup memicu munculnya air liur berlebih.

Air liur sendiri berfungsi untuk membasahi dinding pada kerongkongan yang sanggup membantu dalam menetralisir rasa asam di lambung. Fungsi penting lainnya yaitu menghasilkan enzim-enzim tertentu yang sanggup membantu pencernaan, selain juga mengandung protein dengan antivirus, anti jamur, dan antibakteri yang sanggup membantu dan melindungi gigi serta mulut.

Cara Mengatasi Air Liur Berlebihan Pada Saat Hamil


Tidak ada terapi khusus secara medis yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan air liur berlebih ini. Umumnya, air liur yang hiperbola akan berkurang seiring bertambahnya usia kehamilan Ibu. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman akhir air liur yang terlalu banyak di rongga mulut, ada beberapa cara mengatasi air liur hiperbola pada ketika hamil yang sanggup dilakukan :
  • Bersihkan rongga verbal secara rutin, pagi, siang dan sore. Utamanya setelah makan, sikat gigi Ibu secara teratur dengan memakai pasta gigi rasa mint alasannya yaitu menyegarkan. Atau, sedikitnya kumur-kumur dengan air putih. Boleh juga memakai obat kumur yang kondusif untuk Ibu hamil, salah satunya obat kumur dari bahan-bahan herbal. Kondisi verbal yang kurang higienis menjadi salah satu penyebab munculnya rasa mual yang sanggup memicu produksi air liur hiperbola pada Ibu hamil.
  • Hentikan kebiasaan merokok. Merokok sanggup meningkatkan kadar air liur dalam mulut, selain juga akan membahayakan kesehatan janin dalam kandungan Ibu. Jadi, setop merokok ya, bu!
  • Bahaya kekurangan minum. Minumlah sedikitnya 10 gelas sehari. Air minum menimbulkan wilayah rongga verbal tidak kering. Pasalnya, kondisi kering di rongga verbal akan merangsang munculnya air liur. Selain itu, minum sanggup mengatasi terjadinya kehilangan cairan tubuh akhir terlalu sering meludah. Bila perlu, variasikan dengan jenis minuman lain, menyerupai jus buah.
  • Mengunyah permen karet. Mengunyah permen karet rasa mint tanpa gula sanggup mengatasi rasa mual dan mencegah produksi air liur berlebih. Gula yang berlebih sangat tidak baik, selain juga sanggup mengakibatkan rasa mual. Hindari pemen yang mempunyai rasa asam alasannya yaitu malah merangsang air liur.
  • Mengisap jeruk lemon. Jeruk mempunyai aroma segar sehingga sanggup mengurangi rasa mual yang menjadi pemicu air liur berlebih. Atau, gunakan minyak esensial beraroma jeruk, teteskan pada tisu atau sapu tangan dan hirup aromanya.
  • Mengisap keping es atau berkumur dengan air dingin. Rasa cuek sanggup mengurangi produksi air liur di mulut, selain juga memperlihatkan rasa nyaman di rongga mulut.
Semoga dengan cara-cara di atas, air liur hiperbola pada ibu hamil bukan merupakan duduk kasus lagi ya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mengatasi Air Liur Berlebihan Pada Saat Hamil"

Posting Komentar